Setelah dibanting-banting, wayang itu lalu diserahkan kepada orang lain dengan ucapan, "Diremuk! Diremuk!" sambil menyebut nama-nama orang yang diminta merusak.
Pihak Munarman kembali menghadiri saksi meringankan di sidang lanjutan kasus terorisme. Saksi menjelaskan tentang acara FPI di Makassar pada 24 Januari 2015.
Gus Miftah minta maaf atas kegaduhan dari pentas wayang di ponpesnya yang menunjukkan dalang menghajar 'wayang berpeci' diduga mirip Ustaz Khalid Basalamah.