Kelompok Hizbullah mengatakan bahwa mereka telah menembakkan rudal balistik yang menargetkan markas besar badan mata-mata Israel, Mossad di dekat Tel Aviv.
Seorang pria di Iran dihukum mati karena menjadi mata-mata Israel dan Amerika Serikat (AS). Otoritas Iran menyatakan telah menghukum gantung yang bersangkutan.
Benda mirip rudal ditemukan nelayan di Takalar, Sulsel. Benda tersebut dibawa ke Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar untuk diteliti.
Militer AS menargetkan fasilitas Iran setelah tiga kapal perusaknya diserang di Selat Hormuz. Trump menyebut serangan itu sebagai "serangan kasih sayang".