detikFinance Dolar AS Diprediksi Bisa Ngamuk Hingga Rp 17.000 Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah diprediksi bisa menguat hingga Rp 17.000. Kamis, 20 Agu 2020 09:30 WIB
detikFinance Corona Ditambah Politik Memanas Bisa Bikin Dolar AS Tembus Rp 17.000 "Kalau politik memanas ada namanya imbuh-imbuhan berupa politik ini akan mengakibatkan rupiah ini ke Rp 17.000, ini kalau ada intrik politik." Rabu, 19 Agu 2020 15:25 WIB
detikNews Trump Ogah Bahas Perdagangan dengan China Gegara Covid-19 Presiden AS Donald Trump menutup pintu negosiasi perdagangan "Fase 2" dengan China. Trump mengaku sedang tak ingin berbicara dengan China. Apa alasannya? Rabu, 19 Agu 2020 13:37 WIB
detikFinance Dibuka Positif, IHSG Masuk level 5.300 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka positif. IHSG menguat 5 poin ke 5.300,926. Rabu, 19 Agu 2020 09:06 WIB
detikNews China Diminta Bersiap Diusir dari Rejim Dolar AS Eskalasi konflik dengan Amerika Serikat memicu kekhawatiran di Beijing, suatu saat akan dikucilkan dari sistem transaksi berbasis Dollar AS. Jumat, 14 Agu 2020 15:14 WIB
detikFinance Luhut: Dulu Kita Anggap China Seperti Glodok Saja, Sekarang Tidak "Dulu kita anggap China ini seperti Glodok saja begitu, sekarang tidak," kata Luhut. Jumat, 14 Agu 2020 10:45 WIB
detikFinance Terseret Perang Dagang, HSBC Bingung Pilih AS atau China Salah satu bank terbesar di dunia HSBC Holdings tengah diambang kebingungan untuk keputusan ke mana arah bisnisnya berjalan. Rabu, 12 Agu 2020 13:56 WIB
detikInet WeChat Diblokir Berdampak Besar untuk Perusahaan Teknologi Perintah Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memblokir WeChat bakal berdampak negatif pada banyak perusahaan, salah satunya Apple. Selasa, 11 Agu 2020 05:21 WIB
detikFinance Lahan Pertanian China Dilanda Banjir, Harga Pangan Terancam Naik Banjir besar telah melanda sebagian besar wilayah selatan China pada Juni lalu, tepatnya di tepi Danau Poyang di provinsi Jiangxi. Senin, 10 Agu 2020 16:36 WIB
detikFinance Geser Perusahaan Teknologi, Saham Farmasi Diyakini Jadi Primadona Bank asal Amerika Serikat Goldman Sachs berpendapat kehadiran vaksin Corona akan membuat pasar saham terus naik. Jumat, 07 Agu 2020 13:09 WIB