AI bukan hal baru. Bahkan sebenarnya sudah ada sejak 1951, saat Arthur Samuel menulis program AI untuk prototipe IBM 701. Namun jadi ramai sejak ChatGPT.
Pada akhir Februari lalu, Zuckerberg mengumumkan kalau Meta mulai menyeriusi kecerdasan buatan atau AI, dengan membuat sebuah tim khusus untuk menggarapnya.
Meta tak ingin ketinggalan menciptakan tren kecerdasan buatan (AI) untuk menyaingi ChatGPT besutan OpenAI. Kini Meta meluncurkan model AI sendiri bernama LLaMA.
Meta merilis layanan centang biru berbayar dengan tarif mulai Rp 182 ribu per bulan. Layanan ini ditaksir bisa membantu Meta meraup Rp 45,5 triliun per tahun.