detikNews Jaksa Dilarang PK, Pimpinan KPK: Ini Mereduksi Pencari Keadilan Putusan MK yang menyebut jaksa tidak dapat mengajukan PK dianggap mereduksi pencari keadilan. Rabu, 18 Mei 2016 07:39 WIB
detikNews Cegah Money Politics, Pemilik Suara Harus Dilarang Bawa HP Saat Voting Pada saat voting tertutup di Munaslub Golkar diharapkan ada larangan para pemilik suara membawa alat komunikasi telepon genggam. Senin, 16 Mei 2016 11:48 WIB
detikNews Komite Etik Golkar Siapkan Tim Awasi Gerak-gerik Senyap Caketum dan Timses Ketua Komite Etik Munaslub Partai Golkar Fadel Muhammad menegaskan pihaknya sudah siap mengawasi peluang interaksi senyap antara caketum dengan pemilik suara. Senin, 09 Mei 2016 09:17 WIB
detikNews Panitia Munaslub Golkar Rapat Soal Polemik Setoran Caketum Rp 1 M KPK melarang para Ketum Golkar menyetor Rp 1 miliar kepada panitia untuk keperluan Munaslub karena dianggap masuk kategori gratifikasi. Kamis, 05 Mei 2016 16:41 WIB
detikNews Ketika Sekretaris MA Nurhadi Memerintahkan Bawahannya untuk Tidak Korupsi Sekretaris MA memerintahkan bawahannya untuk memegang prinsip transparansi, akuntabilitas, kemandirian, integritas, profesionalisme, dan religiusitas. Kamis, 28 Apr 2016 08:20 WIB
detikNews Salahkah Pejabat Negara Main Golf? Pada 2013 lalu seorang pejabat negara mengaku terjerat kasus korupsi setelah hobi main golf. Muncul wacana agar pejabat negara dilarang main golf. Selasa, 26 Apr 2016 14:51 WIB
detikNews Koalisi LSM Laporkan Harry Azhar ke Majelis Etik BPK Koalisi Selamatkan BPK menduga Harry Azhar melakukan pelanggaran kode etik terkait terkuaknya Panama Papers. Selasa, 26 Apr 2016 12:24 WIB
detikNews Survei KedaiKOPI: Elektabilitas Ahok Turun Setelah Dipanggil KPK Lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia melihat ada tren penurunan elektabilitas Ahok. Senin, 25 Apr 2016 10:53 WIB
detikNews KPK: Aturan Gratifikasi Dibuat untuk Lindungi Profesi Dokter Banyak dokter yang melaporkan penerimaan gratifikasi karena dianggap merusak profesi kedokteran. Sabtu, 09 Apr 2016 16:26 WIB
detikNews Yusril: Dokter Penerima Gratifikasi Bisa Dipidana atau Dihukum Etik Yusril Ihza Mahendra menyebut penerima gratifikasi bisa dijerat secara hukum atau kode etik. Sabtu, 09 Apr 2016 16:10 WIB