Mahyudin menolak digantikan Titiek Soeharto sebagai wakil ketua MPR. Bibit awal konflik internal Partai Golkar di bawah kepemimpinan Arilangga Hartarto?
Mahyudin dan Golkar memanas, karena Airlangga mengganti Mahyudin dengan Titiek Soeharto di kursi MPR. Mahyudin dan Titiek tetap terlihat mesra kala bertemu.
Wakil Ketua MPR Mahyudin menegaskan dirinya tidak melawan Golkar yang ingin menggesernya dari jabatannya. Dia tetap menolak mundur dari kursi pimpinan MPR.
Ketua Fraksi Golkar DPR, Melchias Mekeng menyebut ada rotasi AKD DPR. Hal itu dilakukan untuk memberikan kesempatan anggota Dewan Golkar mengisi posisi lain.
Di tengah panasnya sengketa kursi wakil ketua MPR milik Golkar, Mahyudin dan Titiek Soeharto masih menujukkan keakraban mereka, bahkan mereka cipika-cipiki.