Kasus pembunuhan anggota Kopassus Serka Heru Santoso dan penyerangan LP Cebongan membuat isu premanisme kembali mencuat. Polri menegaskan siap membasmi para preman termasuk aparat yang membekinginya.
Brigjen Pol. Haka Astana resmi menjadi Kapolda DIY. Kapolri Timur Pradopo menugaskannya menuntaskan kasus penyerangan LP Cebongan dengan bekerja sama dengan POM TNI AD yang menangani proses hukum terhadap oknum prajurit pelakunya.
Aksi 11 oknum Kopassus yang menyerbu LP Sleman dan menembak mati 4 tahanan menuai kontroversi. Sejumlah dukungan datang kepada mereka. Pemerintah seharusnya bisa segera mengambil kesimpulan.
Kasus penyerangan ke LP Cebongan, Sleman, yang menewaskan 4 tahanan tidak bisa dilepaskan dari persoalan premanisme. Belajar dari kasus ini, sudah semestinya mata rantai premanisme diputus.
Pelaku pembunuhan empat tersangka kasus tewasnya Sertu Heru Santoso di LP Cebongan Sleman, terungkap. Polda DIY siap membantu TNI AD, terutama soal berkas-berkas yang menguatkan bukti-bukti kasus penyerangan Lapas II B Sleman.
"Soal kemiripan akan disampaikan lebih lanjut, jadi apa yang dimiliki tim investigasi Polri dimanfaatkan oleh tim polisi militer. Nanti akan ada waktunya," jawab Karo Penmas Mabes Polri Boy Rafli Amar.