Keputusan utama rapat pleno Golkar adalah menunggu hasil praperadilan Ketum Golkar Setya Novanto, yang kini berstatus tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP.
Dalam rapat pleno Golkar muncul isu agar Wanbin Golkar dilibatkan. Wanbin diharapkan bisa meminta Setya Novanto mundur dari posisinya sebagai Ketum Golkar.
Rapat pleno Golkar terkait pembahasan posisi sang ketum, Setya Novanto, kembali dimulai setelah diskors dua kali. Surat yang dibuatnya pun juga akan dibacakan.
Nurdin Halid mengatakan Golkar tak akan terpengaruh oleh adanya surat dari Setya Novanto yang meminta tak dicopot dari posisi Ketua Umum dan Ketua DPR.