Menhut MS Kaban mengakui adanya kabut asap di wilayah Riau. Namun dia menyebut masalah asap ini terlalu dibesar-besarkan media massa nasional dan lokal.
NKRI yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945 berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 secara faktual tidak lagi berdaulat. Namun, telah masuk dalam perangkap kekuatan subversi asing dengan bantuan para komprador dalam negeri.
Tentara Amerika akan melakukan pelatihan bersama TNI dalam penanggulangan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau. Pelaksanaan ini sepenuhnya diselenggarakan oleh Mabes TNI.
Kebakaran hutan dan lahan telah menyebabkan Riau menjadi pengekspor asap ke negara tetangga, Malaysia dan Singapura. Namun Pemprov Riau menanggapi hal itu dengan dingin.
Kabut asap karena aktivitas pembakaran lahan perkebunan masih terus berlangsung di Riau. Akibatnya, Bandara Pinang Kampai di Dumai kembali tutup untuk keduakalinya.
Asap tebal masih menyelimuti wilayah di Riau dari aktivitas kebakaran lahan dan hutan. Akibatnya puluhan nelayan tradisional di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tidak melaut.
Kabut asap dari aktivitas kebakaran lahan dan hutan di Riau telah mengganggu jadwal penerbangan. Pesawat Pelita Air dari Jakarta menuju Bandara Pinang Kampai, Dumai, terpaksa tertahan di Pekanbaru.
Lha kok bisa ya? Mendirikan bangunan tanpa izin. Artinya ini adalah bukti dan ciri kebijakan Pemerintah yang bingung sehingga membuat pembangunan Rusunami bersubsidi limbung dan konsumen buntung.
Pasangan Dasuki dan Bunaya pantas bersyukur. Meski bersama bayinya yang masih berumur 20 bulan lolos dari maut setelah terjun ke laut. Sang buah hati diikat di dada dengan jarik agar tak diseret ombak.