Pemkab Pasuruan mengalokasikan anggaran Rp 2,4 miliar untuk pencegahan dan penanganan virus corona. Dana tersebut berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT).
Tempat wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan tutup sejak 19 Maret untuk mencegah penyebaran virus corona. Pendapatan asli daerah (PAD) yang hilang cukup besar.
Lima PDP yang diisolasi di RSUD Bangil, Kabupaten Pasuruan dipastikan negatif virus corona. Namun ada yang masih dirawat karena menderita penyakit lain.
Berdasarkan data hingga Selasa (24/3/2020) pukul 17.00 WIB, ada total 2.196 kasus corona dengan rincian 51 positif, 142 PDP, dan 2.003 ODP. Berikut rinciannya.