"Kalau saya artikan kenapa bahasanya yang justru tidak layak diumbar ke umum sampai terucapkan, berarti dia mempertimbangkan," kata Ketua DPC Demokrat Medan.
LIPI menyampaikan perkembangan pembuatan 'virus Corona palsu' untuk menjadi vaksin. LIPI mengatakan vaksin tersebut saat ini tengah masuk tahap laboratorium.