Seiring Indonesia memulai pengembangan vaksin untuk Covid-19, sejumlah peneliti mengidentifikasi senyawa-senyawa dari bahan herbal yang berpotensi sebagai obat.
Mantan Kepala BNPT, Ansyaad Mbai, menilai virus radikal ISIS lebih membahayakan daripada virus Corona. Virus radikal ISIS korbannya adalah bangsa dan negara.