675.700 bayi Indonesia terlahir prematur setiap tahunnya membuat Indonesia menduduki peringkat ke-5 tertinggi di dunia dalam hal kelahiran bayi prematur.
Menkes menyebut COVID-19 lahir setelah 17 tahun lalu muncul SARS-Cov-1. Menurutnya, tak ada jaminan SARS CoV 2 hingga SARS CoV 3 tak datang lagi kemudian hari.