Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair mengaku sangat menyesal atas jatuhnya korban jiwa dalam perang Irak. Namun pernyataan Blair itu menimbulkan kemarahan keluarga para prajurit Inggris yang tewas dalam perang Irak.
Pembom bunuh diri menewaskan sedikitnya 50 orang di luar pusat pendaftaran calon polisi di Tikrit, Irak. Setidaknya 100 lainnya terluka akibat ledakan di kota yang terletak 130 kilometer utara Baghdad.