Salah satu faktor penting saat menyusun bujet liburan adalah biaya makan. Ada negara-negara yang biaya makannya mahal, tapi ada juga yang murah. Berikut ini adalah negara yang biaya makannya terjangkau bagi traveler Indonesia.
Para napi masih saja bisa bertransaksi atau mengendalikan narkoba dari balik jeruji seperti contohnya Freddy Budiman. Karena itu, prajurit TNI yang hampir pensiun akan direkrut untuk membersihkan itu.
Selain Freddy Budiman, ada juga bisnis narkoba dari balik penjara di Tenggarong, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Bosnya bernama Sultan. Bagaimana kelompok ini bisa beraksi secara leluasa?
Bagaimana bisa seorang yang berada di dalam tahanan mampu mengendalikan bisnis narkoba dengan jaringan internasional? Mungkin Freddy Budiman adalah salah satu orang yang memiliki kemampuan tersebut.
Polisi menyebut ada oknum pegawai Ditjen Pemasyarakatan yang diduga membantu bos narkoba Freddy Budiman melancarkan bisnisnya dari balik jeruji besi. Dirjen Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Handoyo Sudrajat mengaku akan segera merespons hal itu.
Ditipid Narkoba Polri mengungkap jaringan narkoba internasional pimpinan Freddy Budiman. 2 Bulan penyidik berupaya menangkap setiap kaki tangan Freddy hingga bisa ditemukan 50 ribu butir ekstaksi, 800 gram sabu dan 122 lembar CC4.
Polisi tengah membidik oknum pegawai Ditjen Pemasyarakatan yang diduga membantu gembong narkoba Freddy Budiman menjalankan bisnisnya dari balik jeruji besi. Ada 3 orang yang diincar polisi.
Ditipid Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan Freddy Budiman dengan barang bukti 50 ribu pil ekstaksi dan sebuah pabrik ekstaksi di kawasan Jakarta Barat.
Ditipid Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan narkoba Freddy Budiman yang memiliki pabrik dan 50 ribu butir ekstaksi. Freddy berada di Nusakambangan saat proses pengungkapan ini berlangsung.