Dalam acara di depan ratusan pengusaha UKM online, Ahok berjanji akan membuat terobosan baru dalam administrasi kepegawaian. Dia akan menggandeng perusahaan ternama Google.
Semenjak kepemimpinan pasangan Gubernur Joko Widodo (Jokowi) dan Wagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) salah satu program yang digalakkan adalah reformasi birokrasi. Namun, dia mengakui masih banyak kebobrokan birokrasi di SKPD dan UKPD di lingkungan provinsi DKI.
Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengusulkan agar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jakarta diubah menjadi arena berjualan. Apalagi saat ini banyak JPO terutama di ruas jalan-jalan protokol yang dijadikan tempat berjualan oleh para pelaku UKM.
Banyaknya masalah di Dinas Kebersihan membuat Wagub DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama merasa pusing. Padahal, baru pada 12 Februari lalu mantan Kepala Dinas Unu Nurdin dicopot dan diganti Kadis baru, Saptastri Ediningtyas.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama kembali marah-marah dan beraksi gebrak meja ketika rapat dengan DInas Kebersihan. Selama hampir dua setengah jam suaranya terus meninggi dan menyemprot Kepala Dinas Kebersihan, Saptastri Ediningtyas.
Pada Kamis (8/5) Wagub Ahok 'murka' kepada Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Saptastri Ediningtyas lantaran laporannya soal jumlah Pegawai Lepas Harian (PLH) yang tidak jelas. Ahok menjelaskan alasannya menyemprot anak buahnya.
Di jam sibuk, masih terjadi penumpukan di berbagai halte bus TransJakarta. Sebenarnya berapa jumlah armada bus yang dibutuhkan agar tidak terjadi penumpukan penumpang?
Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berulangkali menyebut dia lebih memilih mendatangkan bus Eropa sebagai armada Transjakarta. Ahok, menyatakan dia sudah meminta tiga produsen untuk kerjasama, yakni Scania, Mercedes-Benz, dan MAN.
Armada-armada bus TransJ jika kita lihat, rata-rata merupakan bus impor, ada yang dari Jepang ada yang dari China. Kenapa jarang ada bus-bus buatan lokal?