Rencana Pemprov DKI Jakarta yang akan meremajakan bus-bus tua mendapatkan keberatan dari Organda DKI. Sebabnya, Pemprov DKI akan menghibahkan 1.000 bus, sementara Organda DKI memiliki 5.000 unit armada, hal itu dinilai tidak adil. Organda DKI dinilai hanya mempertimbangkan sisi bisnis.
"Kalau di Jl Fatmawati kalau dibangun MRT, bisnis di sana akan mati. Warga lebih memilih belanja ke Glodok, dan akan muncul kemacetan baru karena kolongnya menjadi parkiran," ujar pengamat transportasi, Darmaningtyas.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana mendukung peremajaan bus-bus tua yang direncanakan Pemprov DKI Jakarta. Namun peremajaan bus itu bukan dengan mekanisme hibah melainkan kredit.
Rencana proyek 6 tol dalam kota Jakarta sempat menuai kontroversi. Pembangunan tol ini dianggap memintingkan transportasi pribadi daripada transportasi massal.
DPRD DKI akan mengadakan debat publik untuk membahas nasib pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Beberapa pihak terkait akan diundang demi transparansi program ini.
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla sepakat dengan Gubernur DKI Jakarta yang menilai pembangunan jalan tol bukanlah solusi konkret kemacetan di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau biasa disapa Jokowi menegaskan, pekan depan dirinya akan mendapat kejelasan mengenai nasib pembangunan Mass Rapid Transit (MRT).