PDIP masih belum memutuskan pendamping Ketua Umum Megawati dalam Pilpres 8 Juli mendatang. Partai berlambang banteng moncong putih itu tidak mau tergesa-gesa.
Menjelang Pilpres 2009, PDIP terus merapatkan barisan. Partai berlambang banteng moncong putih ini menggelar rapat pleno di kediaman Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.
Nama tenar memang menguntungkan bagi para caleg. Ketenaran nama telah meningkatkan tingkat elektabilitas mereka sehingga mempermulus jalan menuju Senayan.
Perhitungan manual Komisi Pemilihan Umum (KPU) menempatkan PDIP sementara mengungguli Partai Demokrat (PD). PDIP berharap mampu mempertahankan keunggulan itu.
Tidak seperti diisukan sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) akan menemui Ketua Umum DPP PDIP Megawati di Jl Teuku Umar, Menteng. Namun Ketua Bappilu PDIP Tjahjo Kumolo membantah isu tersebut, bukan JK yang datang melainkan Sultan Hamengku Buwono X.
Manuver partai politik kian gencar saja. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menggelar pertemuan dengan Ketua Umum DPP Hanura Wiranto di markas PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Sejumlah pihak merasa pesimis koalisi besar yang digagas PDIP dan Partai Golkar dapat berjalan mulus. Akan tetapi PDIP mengklaim grand strategy koalisi besar sudah mencapai titik temu.
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dikabarkan sempat bertemu Rabu 29 April kemarin. Pertemuan ini pun sengaja dirahasiakan dari para pemburu berita.
"Yang ngomong begitu (duet Prabowo Subianto-Puan Maharani hampir pasti) bukan orang PDI Perjuangan," kata Ketua BP Pemilu PDIP Tjahjo Kumolo. Padahal kepastian duet ini sebelumnya disampaikan anggota Bappilu PDIP sendiri, Budi Mulyawan.