detikNews Kapolda Metro Tunggu Ahok Soal Alexis Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian juga bicara soal Alexis. Kamis, 18 Feb 2016 19:37 WIB
detikNews Kapolda Melayat Bripka Aris yang Ditembak Bandar Narkoba Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Tito Karnavian melayat jenazah Bripka Aris Dinata yang tewas ditembak bandar narkoba Faisal di kawasan Koja, Jakarta Utara. Kamis, 18 Feb 2016 15:58 WIB
detikNews Membuka Lembaran Hidup Baru Warga Kalijodo Maryama melangkah pasti menyambut rencana Ahok menertibkan Kalijodo. Ia menjadi penyambung lidah warga Kalijodo yang ingin 'hijrah' ke rumah susun. Kamis, 18 Feb 2016 09:03 WIB
detikNews Wali Kota Jakut: Perputaran Uang di Kalijodo Rp 1 Miliar Sehari Polda Metro Jaya menegaskan penertiban Kalijodo juga jadi tanggungjawab polisi. Sebab Polda ingin membersihkan praktik perjudian di kawasan tersebut. Rabu, 17 Feb 2016 19:34 WIB
detikNews Pangdam Jaya akan Tindak Tegas Oknum TNI yang Bekingi Kalijodo Oknum TNI yang ketahuan 'jajan' atau pun bekingi Kalijodo akan ditindak tegas. Rabu, 17 Feb 2016 19:27 WIB
detikNews Kapolda akan Tangkap Pengintimidasi Warga Kalijodo yang Daftar Relokasi Kapolda Metro jaya Irjen Tito Karnavian menjamin akan menindaktegas pihak yang mengintimidasi warga Kalijodo yang mendaftarkan diri untuk direlokasi. Rabu, 17 Feb 2016 19:07 WIB
detikNews Siapa Intimidasi Warga Kalijodo? Wali Kota Jakut: Koordinator Preman 5 KK di Kalijodo tiba-tiba membatalkan pendaftaran pindah ke rusun. Adakah yang menghasut? Rabu, 17 Feb 2016 18:40 WIB
detikNews Siap-siap! Setelah Kalijodo Ahok Akan Tertibkan Jalur Hijau di Berlan dan Jatinegara Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan penertiban kawasan Kalijodo bukan baru kali ini direncanakan. Rabu, 17 Feb 2016 18:13 WIB
detikNews Ahok: 80 Persen PSK Kalijodo Sudah Pulang Kampung! Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), bahkan menyebut 80 persen PSK Kalijodo sudah pulang kampung. Rabu, 17 Feb 2016 18:00 WIB
detikNews Warga Kalijodo Batal Daftar Pindah karena Diintimidasi, Ahok: Tunggu Saja! Ternyata ada 5 Kepala Keluarga (KK) yang mencabut pendaftaran itu karena diintimidasi. Rabu, 17 Feb 2016 17:39 WIB