Warga dunia saat ini mungkin tengah penasaran terkait berita kematian Osama bin Laden. Namun awas, fenomena ini bakal dimanfaatkan spammer dengan membuat ledakan pesan sampah yang mengiming-imingi kabar tewasnya pemimpin jaringan teroris Al Qaeda itu.
Abu Bakar Ba'asyir telah mendengar kabar tewasnya pemimpin Al Qaeda, Osama Bin Laden. Ba'asyir menyebut pembunuhan terhadap Osama akan menimbulkan azab yang besar bagi Amerika.
Situs mobile kantor berita CNN agaknya menjadi korban pertama dari beban trafik internet yang membludak terkait dengan pemberitaan tewasnya Osama bin Laden.
Situs mikroblogging Twitter penuh sesak dengan postingan soal kematian Osama bin Laden. Bahkan topik tersebut lebih populer dibanding saat puncak acara Royal Wedding.
Kabar kematian Osama bin Laden bukan kali ini saja bikin geger. Alhasil, ketika kabar ini kembali menggaung masih banyak orang yang tidak yakin. Presiden AS Barack pun sampai harus menyambangi YouTube untuk memastikan hal tersebut.
Tanpa pidato Presiden AS Barack Obama, barangkali kabar kematian Osama Bin Laden akan bernasib sama dengan kabar-kabar simpang siur soal kematian pemimpin Al-Qaeda itu sebelumnya.
Hari Minggu malam waktu setempat, AS punya berita besar: Osama bin Laden tewas! Kabar itu merebak cepat lewat berbagai media, termasuk Twitter, meskipun belum ada pejabat resmi yang mengatakannya. Semuanya menyebut sumber-sumber saja.
Kabar tewasnya tokoh terorisme yang paling dicari Amerika Serikat (AS), Osama bin Laden, jadi topik paling fenomenal di awal bulan Mei ini. Kabar ini pun melesat dengan cepat via Twitter.
Kabar kematian tokoh terorisme nomor wahid, Osama bin Laden, disiarkan secara live oleh semua televisi di AS. Rakyat AS pun berkerumun di depan Gedung Putih, merayakan terbunuhnya Osama Bin Laden.