Pemilik toko obat mengaku tidak tahu kalau Po Chai di Hong Kong dan Singapura dilarang beredar. Karena tidak ada pemberitahuan para pedagang tetap menjualnya. Tapi mereka siap jika obat itu sewaktu-waktu ditarik.
Obat sakit perut pil Po Chai ditarik peredarannya di Hong Kong dan Singapura. Obat yang sudah ada puluhan tahun itu banyak ditemui di toko obat di Surabaya dan laris manis diserbu pembeli.
Obat sakit perut Po Chai yang dilarang beredar di Hong Kong dan Singapura ternyata laris manis di Indoensia. Khasiatnya yang manjur serta harganya yang murah meriah membuat obat ini laku keras di pasaran.
Otoritas Singapura dan Hong Kong telah mengumumkan penarikan obat terkenal Po Chai Pills karena mengandung zat-zat berbahaya. Namun di Malaysia, obat sakit perut itu dinyatakan aman dikonsumsi.
Selain Hong Kong, otoritas Singapura juga telah menarik obat sakit perut Po Chai Pills dalam bentuk kapsul. Obat tersebut ditarik karena mengandung dua zat berbahaya yang salah satunya bisa menyebabkan kanker.
Pil Po Chai telah menjadi akrab di kalangan masyarakat Asia termasuk di Indonesia. Jika anak-anak sakit perut, ibu-ibu zaman dulu hingga saat ini masih menggunakan Po Chai untuk penyembuhannya. Tapi kini obat Po Chai diduga menyebabkan kanker.
Kebanyakan orang tidak menyadari gejala-gejala awal kanker kolorektal (kanker usus besar). Padahal tanda-tanda itu bisa dilihat dari kebiasaan buang air besar yang tidak normal.
Ulcerative colitis adalah penyakit peradangan usus yang menyebabkan perdangan kronis pada saluran pencernaan. Penyakit ini ditandai dengan sakit perut dan diare.
Perlu diketahui, meskipun kandungan tepung Sagu didominasi karbohidrat (90%) tetapi tetap bermanfaat bangi kesehatan. Tepung ini ternyata dapat mencegah dan mengatasi gangguan pencernaan.