ITB merasa dicemarkan dan dirugikan karena disebut dalam video mesum yang diunggah di sebuah situs internet. Namun ITB masih pikir-pikir untuk mengajukan laporan atas adanya video dengan judul 'Skandal Mahasiswi ITB di Kost'.
Nama ITB disebut-sebut dalam video mesum yang diunggap di sebuah situs internet. ITB mendukung Polrestabes Bandung untuk menyelidiki video tersebut untuk membuktikan kebenaran apakah pelaku video merupakan mahasiswi ITB atau bukan.
Polrestabes Bandung selidiki video mesum yang diduga dilakukan oleh mahasiswa ITB. Video berdurasi 2 menit 46 detik dengan judul 'Skandal Mesum Mahasiswi ITB di kost' itu ditampilkan dalam situs lokal. Waktu pengunggahan video tersebut tertera 4 Febuari 2015 pukul 03.25 WIB.
Pelaku video mesum 'Sukabumi' diketahui warga. Pemeran pria berprofesi sebagai nelayan, sedangkan pemeran perempuan merupakan ABG putus sekolah. Keduanya bertetangga.
Warga Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, dikejutkan dengan beredarnya video mesum yang mengatasnamakan 'anak Ciwaru'. Video itu beredar dari ponsel ke ponsel dan dunia maya. Polisi turun tangan menyelidiki kasus itu.
Sepasang kekasih yang terbukti melanggar Qanun Syariat Islam tentang khalwat (mesum) dicambuk sebanyak enam kali di halaman di Takengon, Aceh Tengah, Aceh. Keduanya adalah AS (25) asal Aceh Jaya dan pasangan wanitanya Hr (21) warga Aceh Tengah.
Awalnya, hanya pengunggah belasan foto mesum berseragam PNS Bandung yang ditangkap polisi. Belakangan 'aktor' dan 'aktris'-nya juga diproses. Berikut beberapa pengakuan keduanya.
Belasan foto mesum beredar cepat dari ponsel ke ponsel di Bandung beberapa minggu lalu. Wajah sang aktor tidak jelas, sedangkan si aktris sebaliknya: berseragam dinas PNS dan wajahnya kerap di-close up.