Kakek penjual mainan anak-anak di Solo, Ngadimin Citro Wiyono (87) berkisah masa lalunya sebagai mata-mata pergerakan tentara Belanda. Seperti apa kisahnya?
Ribuan orang Lebanon, yang marah dengan para pemimpin politik mereka, kembali turun ke jalan setelah ledakan besar yang menewaskan sedikitnya 154 orang.