Angka pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diumumkan oleh pengusaha Amerika Serikat (AS) melonjak ke level yang tidak terlihat sejak dua resesi terakhir.
Kementerian Ketenagakerjaan mencatat hingga Februari 2025, sudah ada 18.610 orang tenaga kerja terkena PHK. Jateng paling banyak tenaga kerja terkena PHK.
Donald Trump memecat 2.000 karyawan USAID dan menempatkan ribuan lainnya pada cuti berbayar. Berdampak pada program bantuan luar negeri dan kesehatan global.