Warga Iran kembali mencoblos dalam pemilihan presiden putaran kedua. Pilihannya: Masoud Pezeshkian yang relatif moderat dan ultrakonservatif Saeed Jalili.
Di tengah konflik Gaza dan ketegangan dengan Hizbullah, putusan Mahkamah Agung Israel untuk merekrut pria muda Yahudi ultra-Ortodoks jadi tentara memicu protes.
Capres reformis Iran, Masoud Pezeshkian, memenangkan pilpres putaran kedua melawan capres ultrakonservatif, Saeed Jalili, yang digelar pada Jumat (5/7).
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan pemerintah memang membuka pintu untuk penyelidikan terhadap praktik perdagangan tidak adil seperti dumping.