Meski sudah dilakukan secara intens, hasil lobi-lobi koalisi antar Partai Golkar dan Partai Demokrat belum bisa diketahui. Kedua partai masih mencari format koalisi yang menguntungkan kedua belah pihak.
Setidaknya saat ini ada 4 faksi di tubuh PDIP, pertama, faksi yang mempertahankan pencapresan Mega. Kedua faksi yang mengusung Sultan-JK. Kemudian faksi yang menjagokan Prabowo-JK, atau JK- Prabowo.
Setidaknya saat ini ada 4 faksi di tubuh PDIP, pertama, faksi yang mempertahankan pencapresan Mega. Kedua faksi yang mengusung Sultan-JK. Kemudian faksi yang menjagokan Prabowo-JK, atau JK- Prabowo.
Ketua DPP Partai Golkar Firman Subagyo membantah jika ketua umumnya Jusuf Kalla ditolak SBY sebagai cawapres. Sampai saat ini belum ada informasi soal itu.
25 Pimpinan DPD II di Jawa Tengah berkumpul di Solo. Mereka sepakat untuk mengusulkan nama tiga nama di luar Jusuf Kalla sebagai wapres untuk mendampingi SBY dalam Pilpres mendatang. Akbar Tandjung mendapat dukungan seluruh DPD II yang berkumpul.
Sembilan warga korban lumpur menemui Gubernur Jawa Timur. Kedatangan perwakilan warga ini meminta gubernur mendesak PT Lapindo membayar uang ganti rugi bagi warga yang mengantongi surat tanah letter C dan petok D.
Partai Golkar masih berharap kepada Partai Demokrat (PD). Kendati SBY akan menolak kader Golkar sebagai cawapres, Golkar tetap ingin berkoalisi dengan PD dan belum berkeinginan membangun koalisi dengan partai lainnya.
Demi memuluskan koalisi dengan Partai Demokrat (PD), Golkar akan mengutus tim untuk bertemu ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) SBY. Pertemuan tersebut khusus membicarakan koalisi kedua partai.