Pasar saham dari empat negara di Asia Tenggara yakni Malaysia, Thailand, Indonesia, hingga Singapura, berkolaborasi meluncurkan sebuah inovasi bersama. Apa itu?
PT Kimia Farma Tbk mencatatkan kerugian sebesar Rp 1,82 triliun pada 2023. Direksi perusahaan pelat merah bidang farmasi ini pun membeberkan penyebabnya.
BPK melaporkan temuan mengejutkan saat mengaudit kerugian PT Indofarma Tbk dan anak usahanya. BUMN farmasi itu ternyata terjerat pinjaman online alias pinjol.