Produsen obat AS tersebut akan memungkinkan 95 negara berkembang - termasuk Indonesia - untuk memproduksi versi generik dari obat antivirus buatannya, Paxlovid.
"Di libur awal dan akhir tahun ini kami berharap semua warga Jakarta bisa mengendalikan diri dengan tetap berada di rumah, tidak perlu bepergian," kata Riza.