Dukungan mengalir dari sepakbola untuk Palestina, yang sedang digempur Israel. Pemain, klub, dan suporter dari belahan dunia lain, menunjukkan solidaritasnya.
Dalam telepon dengan Putin, Erdogan mengatakan bahwa komunitas internasional harus memberi Israel pelajaran yang kuat atas perilakunya terhadap Palestina.
Israel memamerkan kekuatan militernya. Negara Zionis ini menggelar latihan di angkasa, mengerahkan alat utama sistem pertahanan (alutsista) bersama koalisinya.
Israel tidak ingin berperang dengan Hizbullah. Namun Israel juga menyatakan siap menghadapi sekitar 2.000 roket setiap hari dari Hizbullah jika konflik pecah.