Tawaran diskon di Hari Belanja Online memang menggiurkan. Namun Anda tetap perlu waspada agar tak tertipu. Ini hal-hal yang perlu diperhatikan saat berbalanja.
Penggila belanja online dalam tiga hari ini (10-12 Desember) tengah dimanjakan dengan banjir diskon. Namun Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) juga berharap para peserta Harbolnas dapat buka-bukaan.
Perangkat Apple seperti iPhone, kemudian password biometrik, Internet of Things, dan infrastruktur jaringan akan jadi target utama para penjahat siber. Tak cuma itu, masih banyak ancaman keamanan lainnya di 2016 nanti.
Segmen ponsel murah dengan spesifikasi dan fitur mewah selama ini masih dikuasai Xiaomi. Namun sepertinya, Xiaomi tak lagi bisa berleha-leha, ada anak baru bernama ZUK yang punya taji yang menggoyang dominasi Xiaomi.
Penjualan kamera compact terjun bebas, DSLR juga menukik tajam, sedangkan mirrorless yang cukup fresh, ternyata juga datar-datar saja. Di lain pihak, penjualan smartphone dan kamera aksi meningkat. Mengapa demikian?
Puncak Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang jatuh pada 12 Desember 2015 digarap serius oleh pendatang baru JD. Bahkan, raksasa B2C online store Asia itu sampai banting harga tiga kali demi memikat para online shoppers.
2 dari 5 orang Indonesia telah memiliki smartphone, dan ponsel pintar itu penetrasinya meningkat hingga 61% di kota-kota besar. Itu salah satu alasan mengapa Google kian gencar mendekati developer aplikasi lokal.
Produsen asal China bergerak cepat berebut porsi pangsa pasar smartphone, termasuk di Indonesia yang pasarnya memang menggiurkan. Harga dan spesifikasi tak dipungkiri menjadi daya tarik mereka di mata konsumen.