Meski berstatus tanah jajahan, negara-negara Afrika mengakui Sahara Barat sebagai bagian Maroko. Akibatnya konflik antar fraksi di negeri itu kian menjalar.
Setelah menghentikan penerbangan penumpang selama beberapa hari, maskapai Emirates sudah diizinkan otoritas Uni Emirat Arab untuk terbang lagi mulai 6 April.