Pemerintah Rusia menentang aksi militer AS ke Suriah. Presiden Rusia Vladimir Putin pun mendesak Barat untuk menyampaikan bukti serangan kimia di Suriah kepada Dewan Keamanan PBB.
Direktur galeri di St Petersburg, Rusia, yang memajang lukisan yang dianggap menghina Presiden Vladimir Putin sempat ditangkap polisi. Pekan lalu, polisi menyita empat lukisan dari galeri itu karena dianggap mengejek politisi Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin dan Perdana Menteri Dmitry Medvedev.
Rusia sama sekali tidak yakin akan bukti-bukti yang disampaikan Amerika mengenai dugaan serangan kimia di Suriah. Rusia tidak yakin serangan itu dilakukan rezim Presiden Bashar al-Assad.
Pada 5-7 Oktober 2013, Indonesia akan menjadi tuan rumah APEC CEO Summit dan APEC Leaders Summmit di Bali. Terkait hajatan nasional tersebut, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menyatakan komitmennya
Pemerintah Rusia menyambut penolakan parlemen Inggris untuk ikut serta dalam aksi militer terhadap Suriah. Disebutkan bahwa penolakan itu menunjukkan pemahaman akan bahaya serangan tersebut.