Menlu Israel Yair Lapid mengatakan bahwa penarikan pasukan AS dari Afghanistan "mungkin keputusan yang tepat", tetapi dilaksanakan dengan cara yang salah.
Kelompok Taliban bersiap mengumumkan pemerintahan baru di Afghanistan pada Kamis (2/9) waktu setempat, saat perekonomian negara itu ada di ambang kehancuran.
Setelah Kabul jatuh ke tangan Taliban pada 15 Agustus, situasi sudah seharusnya berubah. Tak lagi sama dibanding ketika Kabul jatuh ke Taliban pada 1996.
Seorang penerjemah yang pernah membantu Presiden AS, Joe Biden, saat badai salju di Afghanistan tahun 2008 diketahui gagal naik penerbangan evakuasi di Kabul.
Kelompok Taliban mengklaim para petempurnya telah mengepung Provinsi Panjshir yang menjadi markas pasukan oposisi yang menyerukan perlawanan terhadap mereka.