Salah satu hal menarik saat berpetualang adalah mencicipi kuliner khas daerah yang kita kunjungi. Seperti halnya jika berada di Papua. Papeda, inilah kuliner khas yang tidak bisa anda lewatkan begitu saja. Lembut begitu sensasinya saat dimakan bersama ikan kuah kuning.
Gunung Merapi di Yogyakarta kembali aktif, bencana pun terjadi. Penyanyi Tompi melihat tidak ada hubungan antara bencana dan keberadaan Mbah Maridjan sebagai kuncen Merapi.
Kehilangan Mbah Maridjan seperti kehilangan library. Kehilangan literature, di mana manusia bisa membangun protokol komunikasi yang fair dengan Merapi. Dia adalah sebenarnya 'kuncen'. Pembuka komunikasi, interface, dan mediasi.
Meski kesehariannya sangat bersahaja, Mbah Maridjan tak kalah tenar dibanding artis dan politisi. Buktinya tidak sedikit karangan bunga duka dari para pejabat negara ikut mengantar proses pemakaman juru kunci Gunung Merapi itu.
Menurut sosiolog UGM Prof Heru Nugroho, sepeninggal Mbah Maridjan, juru kunci Merapi tidak penting lagi. Karena yang lebih penting adalah membuat warga, khususnya di lereng Merapi, merasa terayomi.
Bencana alam yang sering melanda Indonesia tak mempengaruhi pasar properti nasional. Pelaku properti sudah memetakan daerah-daerah rawan bencana sebagai daerah yang tak potensial untuk bisnis properti.
Suasana duka menyelimuti kediaman relawan PMI Tutur Priyono yang tewas tersengat awan panas Gunung Merapi. Di antara para pelayat yang datang, tampak Ketua PMI JK. Dalam kesempatan itu, JK menyerahkan amplop putih.
Wedhus gembel yang menjadi pertanda letusan Gunung Merapi tidak terlihat lagi hingga pagi ini. Meski demikian, Merapi masih berstatus zona merah. Gempa-gempa kecil masih tercatat.