Kemlu terus memantau pencarian puluhan WNI yang hilang karena tenggelamnya kapal Oryong di Laut Bering, Rusia. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan pihaknya tengah mendata keluarga korban yang tenggelam.
Kapal Oryong 501 yang mengangkut 60 Anak Buah Kapal (ABK) -- 35 di antaranya WNI -- tenggelam di Laut Bering, Rusia Senin (1/12) siang kemarin. KBRI Seoul mengatakan tenggelamnya kapal penangkap ikan itu disebabkan kondisi cuaca yang buruk.
Kapal ikan Korea Selatan Oryong 501 tenggelam di Laut Bering, Rusia, Senin (1/12/2014) sekitar pukul 12.00 WIB. Di antara 60 anak buah kapal (ABK) di kapal tersebut terdapat 35 ABK asal Indonesia yang ikut hilang.
Di penghujung November lalu, dalang kondang Indonesia Sujiwo Tejo sukses menghibur masyarakat di tanah Hindustan dalam pertunjukkan perdana wayang Ramayana yang berjudul 'The Fall of Khumbhakarna'. Sebanyak 400 penonton yang terdiri dari pejabat, staf diplomatik di New Delhi, akademisi, mahasiswa hingga warga negara India antusias ikut menonton.
Presiden Joko Widodo berencana untuk menghapus Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN). Menurut Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri, jika memang ada instruksi seperti itu dari presiden maka harus dilaksanakan.
Saat berkomunikasi dengan TKI di Mesir, Presiden Jokowi mengimbau para TKI berhati-hati lantaran tidak ada perlindungan hukum di Mesir.TKI juga meminta mafia TKI ditindak tegas karena membuat hidup mereka susah.
Tidak ada alasan untuk melanjutkan perjalanan karena mereka sadar akan dikirimkan ke negara penuh gejolak. Para wanita lugu itu pun bersyukur akhirnya akan bisa pulang ke kampung halaman.