Kelompok teroris disebut memanfaatkan pandemi Corona untuk menyiapkan serangan. Kelompok teroris mengambil peluang saat krisis untuk merekrut anggota baru.
Turki melakukan penyelidikan terhadap postingan pemimpin sayap kanan Belanda Geert Wilders di twitter. Dia menuliskan kata "teroris" bersama foto Erdogan.