PKS kembali berulah di Setgab koalisi dengan menolak rencana kenaikan harga BBM. Ruhut Sitompul sampai meminta Setgab koalisi mengusir PKS. Ketua Harian DPP PD Syarief Hasan pun angkat bicara.
PKS memilih berseberangan dengan Setgab koalisi menyangkut rencana kenaikan harga BBM. Partai koalisi gerah dan berharap Ketua Setgab Presiden SBY mengambil langkah.
Pemerintah meminta DPR menyetujui anggaran bantuan langsung sementara masyarakat (Balsem) Rp 11,6 triliun yang akan dibagikan Rp 150 ribu/bulan selama 5 bulan.
Tahun ini pemerintah berencana menambah utang baru Rp 390 triliun atau yang terbesar dalam sejarah. Jumlah utang baru ini bisa naik apabila harga BBM subsidi tidak naik tahun ini.
Meski tergabung dalam Setgab koalisi, PKS tetap mengkritisi rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM. Bahkan saat politikus PD Ruhut Sitompul mengusir PKS dari koalisi, Presiden PKS Anis Matta tak menggubris.