Untuk mengurangi dampak pasar yang berfluktuasi secara signifikan, OJK mengeluarkan izin untuk seluruh emiten agar bisa membeli kembali saham tanpa RUPS.
Situasi ekonomi global tersebut berdampak pada kurang-lebih 3 persen dari total jumlah desa yang menghadapi kesulitan dalam mengekspor produk unggulan desa.