Setelah 35 jam tenggelam di Sungai Simo, mayat Slamet Purnomo (55) akhirnya ditemukan. Tubuh pengemudi becak itu ditemukan pukul 05.45 WIB, mengambang di Sungai Asemrowo oleh Suyitno (46), teman korban.
Setelah lebih dari 23 jam hanyut dalam derasnya arus Sungai Simo, tubuh tukang becak Slamet Purnomo (55) belum juga ditemukan. Tim SAR yang bertugas menghentikan pencarian karena beranjak malam.
Keluarga korban tenggelam terseret arus sungai, Slamet Purnomo (55), pasti sedih jika mengetahui apa yang terjadi. Terlebih lagi anaknya yang baru saja dinikahkan. Slamet juga sosok ringan tangan.
Selama 17 jam pencarian, tukang becak, Slamet Purnomo (55) yang terseret arus di Sungai Simo belum ditemukan. Tubuh warga Jalan Jeruk, Lumajang ini terus dicari tim SAR yang dibagi 2 kelompok.
Pencarian tukang becak, Slamet Purnomo (55) yang terseret arus di Sungai Simo belum membuahkan hasil. Pencarian semalam dihentikan pukul 01.30 WIB dini hari tadi dan akan dilanjutkan pagi ini.
Seorang tukang becak, Slamet Purnomo (55), hanyut terbawa arus di Sungai Simo. Tubuh pria asal Jeruk, Lumajang itu langsung ditelan derasnya arus sungai saat hujan turun dengan derasnya.
Belum cukup dengan layanan yang jelek pada Minggu, 4 April layanan BB saya sudah tidak dapat digunakan lagi. Karena, yang muncul di sinyal tulisan edge (dalam huruf abjad kecil). Padahal, layanan saya baru habis akan habis tanggal 4 April.
Apakah penerapan paket parkir seperti yang dilakukan oleh Istana Plaza tersebut sudah dilegalkan dan disosialisasikan kepada publik? Sepengetahuan saya, tarif parkir seperti itu masih dipermasalahkan di DKI Jakarta.