Guru SD Kalibata 08 Cut Wildani merasa sedih atas tudingan negatif orang tua murid dan rekan-rekannya di sekolah. Guna menenangkan pikiran, ia memutuskan tidak akan kembali mengajar dalam waktu dekat.
Menurut Kak Seto, komite sekolah harus melaporkan tindakan kekerasan ke Dinas Pendidikan dan memberikan sanksi yang masih cukup baik dengan cara dipindah dan diberi peringatan untuk tidak berbuat hal itu lagi,
Entah apa yang menyebabkan Cut Wildani, guru SD Kalibata 08, Jakarta Selatan, hobi menghujani sumpah serapah kepada murid-muridnya maupun rekan sesama guru. Wildani diduga tertekan karena sering dimarahi sang suami.
Menyumpahi orang tampaknya sudah menjadi hobi Cut Wildani, Guru SD Kalibata 08, Jakarta Selatan. Siapa saja ia sumpahi. Tidak hanya muridnya, kepala sekolah juga jadi korbannya. Sesama guru pun, dihujani sumpah serapah dan diajak berantem.
Mulutmu harimaumu! Istilah itu tampaknya tepat bagi Guru SD Kalibata 08, Cut Wildani. Gara-gara kerap melontarkan sumpah serapah kepada anak didiknya, dia pun sempat dimutasi hingga 2 kali.
Sungguh keterlaluan guru yang satu ini. Ia mengucapkan sumpah serapah. Korban sumpah serapahnya justru muridnya sendiri. Semua muridnya diberi nilai nol dan disumpahi tidak bakal lulus.