Penyelidikan kasus mutilasi yang ditemukan di Bus Mayasari Bhakti belum juga menemukan titik terang. Dengan minimnya petunjuk yang ada, polisi kesulitan mengungkapnya dan menilai kasus ini merupakan tantangan.
Tersangka kasus mutilasi terhadap Heri Santoso, Ryan kembali diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. Polisi memperkirakan, berkasnya akan dilimpahkan ke Kejari Depok Minggu depan.
Polisi banyak menerima penelepon terkait kasus mutilasi di BUs Mayasari Bhakti beberapa waktu lalu. Namun tak satu pun isi laporan yang mendekati ciri-ciri korban. Polisi menduga korban berasal dari luar Jawa.
Tersangka kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap Heri Santosa, Very Idam Henyansyah alias Ryan kembali diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. Setelah empat jam diperiksa, Ryan tersenyum ketika ditanya soal Novel.
Tersangka kasus mutilasi Heri Santosa, Very Idam Henyansyah alias Ryan kembali diperiksa. Dalam pemeriksaannya kali ini, tampak ibunda Ryan, Kasiyatun hadir mendampingi putra kesayangannya.
Seorang pemuda diamankan petugas Penjagaan dan Pengaturan (Gatur) Polda Metro Jaya karena melanggar lalu lintas. Namun, ketika diperiksa petugas, pemuda tersebut ternyata menyimpan senjata tajam jenis belati.
Hassan Basri yang dilaporkan hilang oleh keluarganya, kecil kemungkinan merupakan orang yang menjadi korban mutilasi di bus Mayasari Bhakti. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah perbedaan.
Jika Anda berangkat lebih pagi hari ini, itu adalah keputusan bijak. Namun tetap saja macet mendera karena ribuan orang memiliki ribuan serupa. Maklum, hari ini back to school.