detikNews Budhisantoso Yakin Duduki Kembali Ketum PD Subur Budhisantoso optimistis kembali akan menduduki kursi Ketum Partai Demokrat periode mendatang. Senin, 09 Mei 2005 14:47 WIB
detikNews Kandidat Ketum Partai Demokrat Gelar Dialog Bersama Kandidat ketum Partai Demokrat akan menggelar dialog bersama. Mereka akan menyampaikan visi dan misinya. Agar tidak beli kucing dalam karung? Senin, 09 Mei 2005 11:55 WIB
detikNews Empat Calon Ketum PD Hadiri Rapimnas Pemuda Demokrat Sedikitnya empat calon ketua umum (ketum) Partai Demokrat (PD) dijadwalkan menghadiri pembukaan Rapat Pimpinan Komite Nasional Pemuda Demokrat (KNPD). Senin, 09 Mei 2005 09:21 WIB
detikNews Tren Parpol: Aklamasi dan Pecah Aklamasi kini menjadi tren parpol di tahun 2005. Tapi, cara aklamasi itu malah membuat parpol itu pecah. Parpol gurem pun ngikut aja! Kamis, 28 Apr 2005 10:33 WIB
detikNews Mubarok Tak Calonkan Diri Sebagai Ketum Partai Demokrat Ketua Panitia Kongres I Partai Demokrat Achmad Mubarok menegaskan dirinya tidak mencalonkan diri sebagai Ketum PD dalam kongres mendatang. Kamis, 14 Apr 2005 18:15 WIB
detikNews PAN dan PKB, Taruhan Terakhir Pemerintahan SBY-Kalla? Golkar di tangan Kalla membuat pemerintahan SBY-Kalla menguat secara politik. Kini, PAN-PKB dikabarkan jadi taruhan terakhir untuk semakin menguatkan posisi. Senin, 04 Apr 2005 08:08 WIB
detikNews Status Quo atau Pembaruan 'Perang terbuka' di PDIP mulai hari ini resmi meletus. Lewat Kongres Nasional II, 'moncong putih' akan menentukan masa depannya. Senin, 28 Mar 2005 09:24 WIB
detikNews Sys NS Mencalonkan Diri Sebagai Ketum Partai Demokrat Ketua Pelaksana Panitia Nasional Kongres I Partai Demokrat (PD) Sys NS dengan tegas mengajukan dirinya menjadi calon ketua umum PD. Sabtu, 26 Mar 2005 18:10 WIB
detikNews Jelang Kongres, PD Jateng Tak Kantongi Nama Calon Ketum PD akan menggelar kongres 3 Maret. Tapi PD Jateng tak punya jago ketum. Alasannya, kriteria calon yang diajukan SBY terlalu tinggi. Jumat, 18 Feb 2005 17:04 WIB
detikNews Ada Kepentingan Pemerintah? Desakan Musyawarah Luar Biasa (MLB) di tubuh PPP diyakini tidak murni berasal dari kader PPP. Kepentingan pemerintah juga diduga berada di baliknya. Senin, 07 Feb 2005 12:34 WIB