Duet Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kala kembali santer disebut dalam beberapa hari belakangan ini. Bahkan beredar kabar duet Jokowi-JK akan segera diumumkan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Benarkah itu?
Suara gendang dan suling mengalun syahdu mengiringi Rhoma Irama dan grup Sonetanya dalam acara kampanye terbuka PKB. Profesor bidang dangdut itu bernyanyi sekaligus berorasi di depan ribuan massa pendukungnya.
Ketua Umum PPP Suryadharma Ali punya pandangan sendiri soal sosok capres-cawapres di Pilpres 2014 mendatang. Bagi Suryadharma, di Pilpres 2014 nanti sudah tak perlu lagi dikotomi sipil-militer ataupun jawa-luar jawa.
PDI Perjuangan menurut Dhani telah memulai menerapkan praktik politik berbiaya murah. Meski partai ini memiliki anggaran kampanye yang minim, namun bisa memunculkan cara marketing politik yang kreatif.
Di saat partai berlomba tampil dengan banyak warna, penuh gambar, penuh gaya, lengkap dengan simbol kebesarannya, PDI Perjuangan justru muncul dengan kesederhanaan.
Pencapresan Gubernur DKI Joko Widodo oleh PDI Perjuangan memunculkan tanda tanya soal nasib DKI Jakarta ke depan. Direktur Eksekutif Reform Instittue Yudi Latief, menyatakan jika Jokowi terpilih sebagai presiden, justru harus lebih baik membangun Jakarta.
Deklarasi pasangan Wiranto - Harry Tanoesudibjo dan Aburizal Bakrie dilakukan dengan mewah, megah dan disiarkan langsung oleh stasiun televisi. Faktanya deklarasi itu kalah oleh PDI Perjuangan. Mengapa?
“Dulu zaman Pak Ali, Jakarta itu bagus. Pak Ali orangnya tegas dalam memimpin. Persis sama Gubernur yang sekarang ini, Jokowi,” sebut Pak Andi sambil mengusap nisan Ali Sadikin.