Setelah bertahun-tahun belajar memanjat hingga bertahan hidup tanpa campur tangan manusia, lima orang utan Kalimantan ini dinyatakan lulus dari sekolah hutan.
Kehadiran dua sekolah di satu lokasi berdampingan ini betul-betul saling menguntungkan. Keduanya bisa saling mengisi, menghadirkan simbiosis mutualisme.