Selain itu dana yang diberikan pun cukup besar sehingga dikhawatirkan bakal melampaui batas maksimal pemberian kredit yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
Pelaku mengaku hendak memberikan uang kepada janda dan kaum duafa. Tapi pelaku justru memperdaya korban untuk membawa buku tabungan dan menarik uang di bank.