Aksi jual masif yang dilakukan investor asing membuat IHSG merosot dalam beberapa perdagangan terakhir. Ini justru menjadi kesempatan bagi investor domestik mengkoleksi saham.
Runtuhnya harga-harga saham dalam sepekan ini membuat panik sejumlah investor. Meski begitu, sebagian tetap berusaha tenang dan tidak melepas kepemilikan sahamnya, dengan harapan harganya segera naik kembali.
IHSG kembali terkena koreksi tajam dalam beberapa hari terakhir ini. Pemerintah berjanji naikkan harga BBM subsidi demi stabilkan situasi ekonomi dalam negeri.
Garuda Indonesia (GIAA) hari ini mengumumkan penerbitan surat utang atau obligasi Rp 2 triliun. Obligasi dengan tenor 5 tahun ini diberikan bunga berkisar 8,25%-9,25%.
Saham PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) dipindahtangankan Rp 2,12 triliun. Selain itu ada juga transaksi penjualan saham PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST).