Militer Israel terus melancarkan serangan udara ke wilayah Gaza. Salah satu serangan tersebut dilaporkan mengenai kantor pemerintahan Hamas yang ada di wilayah tersebut.
Otoritas Israel mempersiapkan serangan darat ke wilayah Jalur Gaza yang dikuasai militan Palestina. Hal ini akan dilaksanakan jika militan terus-menerus menembakkan roket ke wilayah Israel.
Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyesalkan jatuhnya korban jiwa atas aksi militer di Gaza. Namun, dia juga menegaskan kembali dukungan AS bagi Israel.
Puluhan ribu tentara Israel bersiaga untuk mengintensifkan serangan di Jalur Gaza setelah Yerusalem menjadi target serangan roket untuk pertama kalinya sejak 1970.
Dua hari berturut-turut serangan udara dilancarkan Israel di Jalur Gaza. Dilaporkan 29 warga Palestina, 13 militan dan 16 warga sipil tewas dalam serangan tersebut.
Perang selalu dikaitkan dengan senjata seperti tank lapis baja, roket, mortir, atau pesawat tempur. Namun saat ini perang dengan 'senjata' media sosial menjadi bagian dari perang Israel dan Palestina yang memanas pekan ini.