Capres Ekuador, Fernando Villavicencio, tewas ditembak saat menggelar kampanye pada Rabu (9/8). Para pesaing Villavicencio pun menyampaikan belasungkawa.
Peristiwa politik di negara Amerika Latin sungguh mengerikan dan tak boleh terulang di negara lain manapun. Seorang capres ditembak mati saat berkampanye.
LPSK menyebutkan keluarga Yoshua Hutabarat bisa mengajukan restitusi kepada Ferdy Sambo. Hal serupa seperti restitusi Rp 120 miliar di kasus Mario Dandy.
Presiden Ekuador Guillermo Lasso menetapkan masa darurat selama dua bulan, usai salah satu capres untuk pemilu 20 Agustus mendatang ditembak mati saat kampanye.