AS minta sekutunya bergabung membentuk koalisi untuk melindungi perairan sekitar Iran dan Yaman. Militer AS akan berperan sebagai komando dan intelijen.
Pemerintah Iran menegaskan bahwa pesawat tak berawak (drone) Amerika telah masuk ke wilayah udaranya dan menyebut hal itu sebagai penerbangan provokatif.
Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA) merilis perintah darurat yang melarang maskapai-maskapai AS terbang di atas perairan yang wilayah udaranya dikuasai Iran.
Dua kapal minyak mengalami kerusakan diduga akibat serangan di Teluk Oman. AS menuduh Iran berada di balik serangan sementara Iran membantah tuduhan tersebut.