Setelah menjadi pemberitaan, terungkap fakta lain dalam penyamaran PM Norwegia, Jens Stoltenberg sebagai sopir taksi. Partai yang menaungi Stoltenberg mengakui beberapa penumpang dibayar.
Aksi menyamar Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg bukan sembarang menyamar. Dia menyamar menjadi sopir taksi guna menyerap aspirasi rakyatnya. Beranikah pejabat RI?
Aksi Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg yang menyamar menjadi sopir taksi untuk mencari tahu aspirasi rakyatnya patut diacungi jempol. Kira-kira apa pejabat Indonesia berani melakukan ini?
Gaya 'blusukan' ala PM Norwegia yang satu ini bisa jadi terobosan baru yang unik sekaligus cerdas. Demi mendengar langsung aspirasi warganya, sang PM menyamar sebagai sopir taksi.